Necrospermia, Ketika Sperma Tak Mampu Bergerak

Mengentalkansperma.com - Dewasa ini, jumlah penderita Necrospermia terus mengalami peningkatan setiap harinya. Ini merupakan gangguan seksual pada pria penyebab utama infertilitas, hancurnya sebuah rumah tangga dan menyebabkan depresi yang berkepanjangan.

Necrospermia adalah keadaan dimana seorang pria memiliki sperma yang kurang normal atau bahkan semua sperma dalam keadaan mati. Jika pria menghasilkan 40% atau lebih sperma yang mati dalam sekali ejakulasi maka bisa dikatakan dia menderita necrospermia.

Penyebab Necrospermia

Berikut ini adalag beberapa penyebab terjadinya necrospermia yang harus Anda ketahui, agar Anda dapat memahami apakah sperma yang Anda keluarkan saat ejakulasi termasuk dalam kategori necrospermia atau tiidak. Ini sangat penting sekali, mengingat kesehatan seksual adalah segalanya dalam menghidupkan gairah dan keharmonisan dalam sebuah rumah tangga. Untuk itu pahamilah beberapa penyebab necrospermia berikut ini, dan diantara penyebabnya adalah :

Peradangan Genital

Peradangan pada organ genital menyebabkan edema (meningkatnya volume cairan di luar sel dan di luar pembuluh darah disertai penimbunan di jaringan serosa) pada organ reproduksi, stasis darah (penyumbatan pada aliran darah), iskemia (berkurangnya aliran darah), dan hipoksia (kekurangan oksigen pada jaringan tubuh) yang mengakibatkan sperma mati.

Perubahan Kadar Asam

Pria juga memiliki kadar pH yang berubah-ubah. Kadar pH normal adalah 7,8 - 9,0. Ketika pH kurang dari 7,0 maka bisa dikatakan sperma yang didalamnya dalam keadaan mati. Demikian juga saat kadar pH lebih dari 9,0. Maka ini membuktikan bahwa perubahan faktor keasaman pH menjadi penyebab sperma mati.

Kekurangan Gizi

Tidak hanya tubuh yang memerlukan asupan nutrisi dan gizi yang baik, tapi sperma juga. Sperma membutuhkan senyawa fruktosa yang diproduksi oleh vesikula seminalis. Zat ini sangat penting bagi perkembangan dan kelangsungan hidup sperma. Jika kekurangan fruktosa maka bakteri dan infiltrasi sel inflamasi yang mengarah pada konsumsi nutrisi akan berlebihan dan ini akan mengakibatkan sperma mati.

Kekurangan Oksigen

Peradangan pada organ genital terutama karena inflamasi hyperemia, seminalis vesikulitis, obstruksi bagian edema dan area local, akan menyebabkan suplai darah tidak cukup. Sehingga saat sperma melalui peradangan vesikula seminalis, prostatitis dan vas deferens akan terjadi hipoksia dan mati.

Faktor Lain

Kekurangan zinc, vitamin C, keracunan zat kimia, penggunaan narkoba, konsumsi alkohol berlebihan, berada pada suhu yang tinggi terlalu lama, dan mengkonsumsi obat berbahaya akan mengakibatkan sperma menjadi mati.

Gejala Necrospermia

  • Sperma dengan necrospermia umumnya berwarna kuning atau berlumpur. Komplikasi lain seperti prostatitis, orchitis, dan varikokel juga biasanya akan mengakibatkan sperma menjadi kekuningan.
  • Gejala klinis pada setiap penderita berbeda-beda, atau bahkan tidak ada gejala klinis sama sekali. Tapi, pada beberapa kasus gejala klinis yang sering terjadi adalah penurunan gairah seks, sering mimpi basah, dan ejakulasi dini.

Cara Mendiagnosis Necrospermia

  • Tes sperma. Ini adalah tes umum untuk menguji necrospermia. Untuk mendapatkan hasil terbaik sebaiknya pasien tidak melakukan ejakulasi selama 2-3 hari.
  • Pemeriksaan fisik dan riwayat penyakit. Pemeriksaan ini mampu memberikan hasil yang relevan, karena berkaitan dengan riwayat medis yang pernah diderita atau pola hidup sehari-hari.
  • Pemeriksaan Endokrin. Diawali dengan uji serum FSH dan T, jika hasil tes keduanya normal maka tidak akan ada tes endokrin lanjutan.
  • Pemeriksaan Fisik. Tes fisik ini meliputi tes sperma, tes sperma rutin, deteksi cairan prostat, pengujian mikrobiologi sperma, analisa darah, antibodi antisperma, analisa sperma, dan biokimia.

Pengobatan Necrospermia

Pria yang terlalu lama tidak ejakulasi atau berada pada suhu yang berubah-ubah maka kemungkinan sperma encer dan yang mati akan besar. Tapi, hal ini bisa kembali normal dengan sendirinya jika pria tersebut melakukan ejakulasi secara rutin dan berada pada lingkungan dengan suhu yang normal.

Pengobatan medis necrospermia biasanya bisa dilakukan setelah diketahui penyebabnya. Jika penyebabnya adalah karena gangguan peradangan, infeksi dan kekurangan gizi maka perbaikan pola hidup sehat akan menjadi solusi terbaik. Selain itu dokter juga akan memberikan obat-obatan dan terapi tertentu untuk menyebuhkan necrospermia.

Necrospermia adalah kondisi yang mungkin sangat menyebalkan dan berpotensi mengancam keharmonisan rumah tangga setiap pasangan. Oleh karena itu, setiap pria hendaknya selalu waspada akan kemungkinan terjadinya penyakit ini.

Selain menerapkan pola hidup sehat, tak ada salahnya juga bagi pria untuk mengkonsumsi suplemen herbal yang berfungsi meningkatkan kualitas spermanya. Salah satu suplemen herbal itu adalah Semen Booster. Semen Booster adalah obat herbal berbentuk kapsul yang terbuat dari 100% bahan alami dan terbukti secara klinis dapat mengentalkan air mani.

Obat ini juga bekerja secara konstruktif meningkatkan kualitas air mani. Kualitas air mani sangat penting untuk kesehatan sperma. Tidak hanya itu, Semen Booster juga dapat meningkatkan libido pria secara alami. Gairah seksual akan bertambah setelah Anda mengkonsumsi obat ini, sehingga Anda selalu siap untuk berhubungan intim kapan saja dengan semprotan cairan cinta yang dahsyat dan memuaskan pasangan Anda.

Bagikan

Update Terkait

Copyright © . MengentalkanSperma.com
Powered by Quick Cart | |

Daftar Rekening

  • transfer BCA tokoherbal 123 No.Rek 2471-7757-81 atas nama AHMAD FANANI
  • transfer Mandiri tokoherbal 123 No.Rek 135-00-1469455-6 atas nama AHMAD FANANI
  • transfer BNI tokoherbal 123 No.Rek 0458898966 atas nama AHMAD FANANI
  • transfer BRI tokoherbal 123 No.Rek 5895-01-029997-53-7 atas nama AHMAD FANANI